Lompat ke konten
Home » Bangga! Shakira Bawa Nama SMP Tunas Mekar Indonesia dan Provinsi Lampung ke Tingkat Nasional

Bangga! Shakira Bawa Nama SMP Tunas Mekar Indonesia dan Provinsi Lampung ke Tingkat Nasional

BANDAR LAMPUNG – garuda-nusantara.com, SMP Tunas Mekar Indonesia terus mendorong para siswanya untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai ajang perlombaan. Bagi sekolah, kompetisi bukan semata-mata soal menang atau kalah, tetapi menjadi sarana untuk membangun karakter, melatih mental, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMP Tunas Mekar Indonesia, Andreas Yogi, saat ditemui di sekolah yang beralamat di Jalan Arif Rahman Hakim No. 30, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Jumat (9/10/2026).

Andreas mengatakan, pihak sekolah memberikan dukungan kepada siswa yang ingin mengikuti berbagai perlombaan, baik kompetisi yang diikuti atas program sekolah maupun perlombaan yang diikuti atas inisiatif siswa dan orang tua.

“Pada dasarnya kami mendorong semua anak untuk berani berkompetisi. Kami memang aktif mengirimkan anak-anak untuk mengikuti lomba. Ada lomba yang berasal dari sekolah, ada juga anak-anak yang mengajukan sendiri dan kami support,” ujar Andreas.

Menurutnya, keberanian siswa untuk tampil dan berkompetisi merupakan hal yang sangat penting. Sebab, melalui perlombaan, siswa dapat belajar menghadapi tantangan, berlatih, bekerja keras, sekaligus membangun mental.

“Bukan hanya hasilnya, bukan menang atau kalahnya. Yang penting anak-anak berani latihan dan berani maju. Itu yang kami dukung karena lomba juga melatih mental mereka,” katanya.

Andreas menyebutkan, siswa SMP Tunas Mekar Indonesia cukup aktif mengikuti berbagai perlombaan. Bahkan, hampir setiap pekan terdapat siswa yang mengikuti kompetisi di berbagai bidang.

Salah satu bidang yang cukup sering diikuti adalah kompetisi bahasa Inggris. Hal ini sejalan dengan salah satu keunggulan sekolah yang memberikan perhatian terhadap kemampuan berbahasa Inggris.

“Yang paling sering memang bahasa Inggris, seperti lomba pidato dan story telling. Selain itu ada juga band, dance, melukis dan berbagai bidang lainnya. Jadi hampir di semua bidang ada anak-anak yang mengikuti lomba,” jelasnya.

Ia menegaskan, sekolah akan terus memberikan dukungan kepada siswa yang memiliki keinginan untuk berprestasi. Dukungan tersebut tidak selalu dalam bentuk pelatihan intensif, tetapi sekolah akan membantu ketika siswa membutuhkan pendampingan atau persiapan tertentu.

“Kalau ada anak yang akan mengikuti lomba, tentu kami dukung. Misalnya ada yang mau mengikuti lomba speech, kami bantu persiapannya. Intinya kami mendukung kegiatan positif anak-anak,” ungkapnya.

Menurut Andreas, keikutsertaan dalam kompetisi juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa di luar pembelajaran akademik.

Siswa dapat belajar berkomunikasi, membangun relasi dengan teman-teman dari sekolah lain, bekerja sama dalam kelompok, hingga menumbuhkan rasa empati terhadap lingkungan sekitar.

“Harapan kami anak-anak berani menampilkan yang terbaik dari diri mereka. Ketika berani ikut lomba, mereka bukan hanya belajar tentang lombanya, tetapi juga belajar berlatih, bekerja keras, berkomunikasi, bersosialisasi dan membangun relasi dengan kelompok lain,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengalaman tampil di depan umum juga menjadi bekal penting bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan public speaking dan kepercayaan diri.

Salah satu siswa yang saat ini tengah aktif mengikuti berbagai kegiatan adalah Shakira, siswi kelas VIII SMP Tunas Mekar Indonesia.
Shakira dijadwalkan mengikuti ajang Lomba Putri Anak Indonesia tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada 27 Oktober hingga 1 November 2026.

Untuk ajang tersebut, Shakira mengikuti proses pendaftaran secara mandiri dengan dukungan penuh dari keluarga dan pihak sekolah.

Selain aktif dalam kegiatan nonakademik, Shakira juga memiliki prestasi di bidang akademik. Ia diketahui memiliki kemampuan yang baik dalam mata pelajaran matematika dan sains.

Sebelumnya, Shakira juga mengikuti Lomba Cerdas Tangkas (LCT) mewakili sekolah pada Sabtu (3/10/2026) di salah satu Sekolah Swasta Bandar Lampung.

Andreas berharap, pengalaman Shakira maupun siswa lainnya dalam mengikuti berbagai kompetisi dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lain untuk berani mengembangkan potensi masing-masing.

“Harapan kami sederhana, anak-anak semakin berkembang, bukan hanya dari pelajaran sekolah, tetapi juga dari pengalaman yang mereka dapatkan melalui berbagai kegiatan dan kompetisi,” pungkasnya. (Rin)

Tinggalkan Balasan